"Karena kita semua adalah manusia, sudah pasti kita memiliki keinginan yang kuat, dan itu adalah hal yang wajar!" lanjut sang Pemimpin dengan nada yang mendadak melunak, namun justru terasa lebih mengancam.Jangsam masih tergeming di kursinya, matanya bergerak lincah mengamati setiap perubahan raut wajah di ruangan itu. "Sigh... ini terlihat sangat sulit. Benar-benar sarang ular," gumamnya dalam hati."Tuan, Anda tidak perlu khawatir. Kami tidak memiliki keinginan untuk melakukan pengkhianatan semacam itu," sahut salah satu tetua, mencoba menenangkan suasana."Tentu saja," balas Danga singkat, seolah-olah ia memaksakan diri untuk memercayai bualan para tetua di depannya."Sekarang, dengarkan!"Seketika, atmosfer di dalam aula berubah total. Semua mata tertuju pada Usojeo Danga yang kini beralih ke mode serius. Auranya menajam, dan sorot matanya mengunci seluruh hadirin."Pertemuan ini dilakukan dengan satu tujuan: untuk melenyapkan
Last Updated : 2026-05-06 Read more