Karin menolak permintaan gila Arlan dan mengabaikan pesannya. “Ngapain juga dia mau video call sekarang, memang aku pacarnya,” gerutu Karin sambil melepaskan semua pakaiannya menuju ke toilet. Tadinya Karin ingin menumpang mandi di apartemen Arlan tetapi situasi tidak memungkinkan untuk berlama-lama di apartemen Konsulennya itu. “Kok aku jadi kepikiran, mana dia gak kirim pesan lagi, jangan-jangan dia marah,” lanjut Karin sambil berendam di bathtub. Tugas Karin menumpuk dan ia stres memikirkannya, belum lagi sekarang sudah masuk stase yang rumit. Selesai mandi dan berganti pakaian, Karin membalas pesan Arlan. “Maaf, dok baru balas, Karin tadi ada di luar lagi beli sesuatu.” Harapan Karin, Arlan akan membalasnya tetapi sampai sore, Arlan tidak membalas pesan Karin bahkan tidak membacanya. “Ya ampun dia benar-benar merajuk,” ucap Karin. Dari pagi sampai sore, Karin mengerjakan tugasnya dan sekarang dia harus berjaga lagi sampai pagi. Kemungkinan Karin juga akan menginap
더 보기