Tidak ada yang menghubungi Karin, Karin hanya menghubungi dirinya sendiri, sengaja! Karin tahu kalau Arlan pasti akan menghubunginya setelah sampai rumah atau dalam perjalanan dan ternyata Karin benar. “Ngapain sih gitu?” tanya Silvi. Silvi bingung saja, memang ada yang menghubungi dirinya sendiri sampai selama ini. Hampir satu jam, kedua batre ponsel Karin habis dalam waktu yang bersamaan. “Gak apa, aku lagi gak ada kerjaan,” jawab Karin dengan senyum nakalnya. Silvi memutar bola matanya malas, Silvi tahu kalau Karin sedang memikirkan Pamannya. “Udahlah Rin, kamu gak bisa memangnya lepas dari dr. Arlan?” tanya Silvi serius. “Gak bisa Sil, kalau bisa sudah aku lakukan, aku juga malas melihat dia pamer rumahnya,” jawab Karin dengan jujur. “Rumahnya?” “Hemm, dia ajak aku ke rumahnya. Katanya itu untuk kami tapi aku gak percaya, pasti untuk dia dan Renata.”Sudah sejauh ini hubungan Karin dan Arlan, sampai dr. Arlan menyiapkan rumah khusus untuk tempat tinggal mereka. Bagaimana k
Baca selengkapnya