Pagi ini, Silvi dan Karin jadi canggung, antara mereka menyimpan rahasia yang susah untuk diutarakan, Silvi takut Karin membencinya sedangkan Karin juga takut Silvi menyalahkannya. Mereka diam sambil bermain ponsel, tidak ada keinginan untuk bangun, padahal mereka harus ke rumah sakit. “Aku mandi dulu, ya. Aku udah suruh Bibi untuk antar sarapan ke kamar, gak usah ke meja makan lagi,” ucap Karin sambil melirik Silvi yang muram. “Hemm,” jawab Silvi. Ah, Karin tidak tahu harus seperti apa, Karin saja sudah sering mengutuk kelakuan Papinya yang playboy tapi pria mesum itu tidak pernah mau berubah, seolah wajar kalau pria mapan dan berkharisma seperti dirinya memiliki banyak selir dan herannya, Papi Rion tidak pernah kena penyakit kelamin. Tubuhnya sehat, justru Mami yang sering sakit-sakitan. Saat Karin mandi, Silvi memilih pakaian kuliahnya, ia meminjam baju Karin karena tidak membawa baju, Karin pasti tidak keberatan. Silvi melihat jejeran pakaian Karin dan brand ternama. Koleksi
Read more