Julian dan Rose baru kembali ke rumah sekitar pukul sembilan malam. Selain puas belanja mengerok habis kartu kredit Daniel, mereka juga puas main enak-enak meski cuma satu ronde. Yah, setidaknya Julian tidak perlu main solo malam ini setelah si Diky dipijat-pijat manja oleh nyonyanya di mobil.“Ada mobil Pak Daniel, Nyonya. Kayaknya beliau sudah pulang,” ucap Julian sambil membukakan pintu, membantu Rose turun.“Biarin aja, dia juga gak akan berani marahin aku,” sahut Rose santai, melangkah masuk ke rumah dengan anggun.Benar saja, begitu pintu utama terbuka, Daniel justru menyambut kedatangan istrinya dengan senyuman lebar. Berkat kas kantor yang berhasil ditilepnya sore tadi, suasana hati manajer keuangan itu sedang di atas awan.“Sudah pulang, Sayang? Kamu sudah makan belum?” sapa Daniel super lembut.“Sudah, tadi sekalian makan di luar karena capek. Kamu tumben sudah di rumah, Yang?” tanya Rose, pura-pura perhatian.Daniel berjalan mendekat, meraih tangan istrinya dengan tatapan
Baca selengkapnya