"Halo, Git. Kenapa?" tanya Dayat, suaranya diusahakan selembut dan sesopan mungkin. Dari seberang telepon, suara Gita terdengar sedikit manja, kontras dengan gemuruh yang sedang tertahan di ruang tengah rumah Clara. "Mas... aku tiba-tiba pengen banget makan sate padang yang di dekat simpang itu lho. Boleh tolong belikan nggak sebelum Mas pulang?" "Oh... iya, Git. Yaudah, nanti aku belikan pas jalan pulang ke rumah," jawab Dayat, menahan getaran di suaranya agar tidak menimbulkan kecurigaan. "Iyaa... makasih banyak ya, Mas! Jangan malam-malam pulangnya," ucap Gita dengan nada riang. "Iyaa... yaudah ya, Git. Ini aku lagi agak sibuk periksa berkas sama Bos. Nanti aku kabari lagi kalau sudah jalan," tutur Dayat, mencoba mengakhiri percakapan secepat mungkin sebelum pertahanannya runtuh. "Siapa sih, Yat? Mengganggu momen kita saja," tanya Clara, suaranya serak dan manja sembari mengerucutkan bibirnya yang basah. "Biasa, Tan... urusan rumah," jawab Dayat pendek. Tanpa
ปรับปรุงล่าสุด : 2026-05-17 อ่านเพิ่มเติม