Dayat berdeham, mencoba mengatur nada bicaranya agar tidak terdengar panik meskipun keringat dingin mulai menetes di tengkuknya. "Aduh, maaf banget ya, Bu Natasya... saya jadi nggak enak. Saya minta maaf kalau kehadiran teman saya di sini dirasa kurang sopan atau mengganggu prosedur kerja dari Ibu," ucap Dayat dengan nada yang sangat tulus dan hati-hati. Di seberang sana, terdengar suara tawa kecil Natasya yang terdengar renyah namun tetap berkelas. "Aduh, kamu ini formal banget sih, Yat. Santai aja," sahut Natasya. "Jujur aja, buat saya itu nggak masalah sama sekali. Selama kerjaan kamu beres, rapi, dan sesuai sama yang saya mau, kamu mau bawa tiga perempuan ke sana pun saya nggak bakal protes. Yang penting buat saya itu cuma satu: profesionalisme kamu tetap dijaga." Dayat langsung mengembuskan napas lega, pundaknya yang tadi tegang kini mulai rileks. "Terima kasih banyak, Bu. Saya jamin pekerjaan tetap nomor satu, nggak akan tergangg
ปรับปรุงล่าสุด : 2026-05-09 อ่านเพิ่มเติม