Bersama dengan ART, Ruenna meletakkan piring-piring dengan hati hati. Hal yang sudah dihafalnya selama tinggal di kediaman Oleander. Sup pembuka, hidangan utama, hingga set alat makan ditata rapi di hadapan Mario, Altan, Livia, dan Jerry, cucu kakek Mario yang datang bersamanya. Begitu ART mereka selesai menuangkan air ke gelas terakhir milik Jerry, Ruenna perlahan melangkah mundur bersama art. Ia berniat menyelinap kembali ke dapur, namun ketukan tongkat Mario di lantai menghentikan langkahnya. "Duduk, Ella." Langkah Ruenna langsung berbalik, “Baik, Kek.” Mau tidak mau, ia menarik kursi di sebelah Altan dan duduk dengan patuh. Di seberangnya, Jerry menyesap tehnya perlahan dalam diam. Tatapan pria itu tampak santai, namun telinganya seperti tengah dipersiapkan mendengarkan drama keluarga pamannya yang sebentar lagi akan meledak. "Tiga tahun," suara Mario terdengar serius. "Kau menelantarkan istrimu selama itu, Altan. Kau pikir pernikahan ini lelucon? Kalau kau tidak mencint
Terakhir Diperbarui : 2026-04-09 Baca selengkapnya