“AKHIRNYA..., PINTUNYA TERBUKA.”Suara itu tidak terdengar di telinga, namun terdengar langsung di dalam kepala, aliran darah dan ingatan. Pada saat mata raksasa di balik kegelapan membuka diri sepenuhnya, seluruh dunia terasa berhenti.Raka menjadi tidak bisa bergerak, Naya tidak bisa bernapas sedangkan Mira menjerit tanpa suara sama sekali. Bahkan ribuan anak yang memenuhi ballroom terdiam seperti patung. Waktu seakan berhenti berdetak.Hanya mata itu saja yang bergerak pelan mengamati mereka semua dengan cermat, bagaikan mata seseorang yang baru terbangun dari tidur teramat panjang dan lama. Tubuh hotel yang selama ini tampak begitu besar kini terlihat kecil seperti mainan atau serangga.Sekilas Raka melihat ketakutan di wajah Dito."Dia..." bisik Dito gemetar ketakutan, “Dia bangun!”BOOOOOOOM!Seluruh ballroom runtuh tampak runtuh seketika. Bukan karena serangan apapun, melainkan karena kenyataan itu sendiri yang mulai retak. Karpet merah berubah menjadi abu, lampu kristal melel
Last Updated : 2026-06-02 Read more