Yuna menyambar kecupan di bibir Doni. Cup! Iya. Bunyi. Kecupan itu beneran berbunyi nyaring. Doni mematung. Matanya melotot sempurna. Susah payah Doni menelan ludah yang entah kenapa terasa keras di tenggorokan. Sentuhan bibir Yuna hanya berlangsung satu detik, namun rasanya seperti ada bom atom yang meledak tepat di depan wajahnya. Yuna, visual Sweet3 yang kerap menghiasi beragam iklan sekaligus ‘wajah’ dari bermacam-macam produk, baru saja … menciumnya tepat di bibir. Bibir Yuna terasa lembut, kenyal, dan menyisakan rasa manis buah ceri yang seketika meracuni akal sehat Doni. Doni menoleh. Rupanya Yuna sudah kabur menuruni anak tangga menuju lantai satu. Langkahnya berderap cepat seperti maling yang hampir ketahuan mencuri. Masih terpaku di depan pintu kamar, Doni mengusap dadanya yang panas dan berisik. Tangannya gemetar saat menyentuh bibirnya sendiri. ‘Ternyata, Sweet3 yang dulu aku lihat di TV manis, anggun, dan sopan itu … aslinya begini?’ Doni menggeleng. ‘Gila. La
Last Updated : 2026-04-10 Read more