“Malam ini … temenin Yuna tidur di kamar Yuna! Tapi jangan sampai kakak-kakak tahu!”Doni melongo.Benar-benar melongo.“Kamu … kamu yang bener aja, Yuna!” Doni berbisik frustasi. Dia lantas menoleh ke arah pintu kamar Mika, lalu ke sekitar, memastikan tidak ada siapa pun yang mendengar negosiasi absurd ini.Setengah panik, Doni meraih kedua pundak Yuna, lalu mendorongnya merapat ke dinding yang jaraknya cukup jauh dari pintu kamar Mika.“Yuna, dengar.” Doni membuang napasnya keras. “Kalau Bapak atau kakak-kakakmu tahu saya temenin kamu tidur di kamarmu, bisa-bisa saya ditenggelamkan di kolam!” bisik Doni dengan mata melotot.Yuna malah terkekeh, suara tawanya terdengar merdu, tetapi entah mengapa Doni malah merasa terancam. Gadis berambut pendek itu mendekat, jemarinya yang lentik mendarat di kedua sisi pundak Doni."Makanya, Kak Doni masuknya pas semua orang sudah tidur. Soalnya … Yun
Last Updated : 2026-04-15 Read more