Jauh di Alam Surgawi, di dalam Istana Langit yang megah, Kaisar Surgawi sedang duduk dalam meditasi. Ruangan itu sunyi. Cahaya keemasan memancar dari dinding-dinding kristal. Pilar-pilar tinggi menjulang ke langit-langit yang dipenuhi ukiran naga. Napasnya teratur. Tubuhnya tidak bergerak. Matanya tertutup rapat. Tiba-tiba, tubuhnya menegang. Matanya terbuka. Ia merasakan getaran yang sangat kuat dari dunia fana. Getaran itu menjalar ke seluruh Istana Langit. Getaran itu hanya bisa berasal dari satu sumber. Energi bulan murni dari Klan Bulan Abadi. "Energi itu..." Kaisar Surgawi bergumam pelan. "Tidak salah lagi. Gadis Bulan Suci telah membebaskan segelnya." Belum sempat ia berdiri, langit di atas Istana Langit berubah. Awan keemasan berputar seperti pusaran raksasa. Pusaran itu berputar semakin cepat. Semakin besar. Warnanya berubah dari keemasan menjadi putih menyilaukan. Dari dalamnya, sebuah gema suara turun. Suara yang agung. Angkuh. Penuh wibawa. Suara itu m
Leer más