“Aku ingat semuanya.” Kalimat itu membuat dunia Bisma seperti berhenti sesaat, Tatapannya membeku tepat pada wajah Aru. Di belakang mereka, api terus membakar safe house dan suara ledakan kecil masih terdengar dari dalam bangunan. Tetapi semua itu terasa jauh sekarang. “Apa…?” Suara Bisma nyaris tidak keluar, Mata Aru mulai penuh air mata. Napasnya gemetar kecil saat menggenggam tangan laki-laki itu semakin erat. “Aku ingat semuanya, Bisma…” Dada laki-laki itu langsung terasa kosong, Semua yang selama ini ia takutkan akhirnya terjadi. Dan sialnya… di tengah rasa takut itu, ada sesuatu yang jauh lebih besar muncul di dalam dirinya sekarang. Harapan. Namun sebelum Bisma sempat bicara lagi Tubuhnya mendadak goyah keras, Darah segar kembali mengalir deras dari bahunya. “Bisma!” Aru langsung menangkap tubuh laki-laki itu sebelum jatuh. Wajahnya langsung pucat melihat darah yang mulai membasahi telapak tangannya. Napas Bisma berubah berat. Pandangannya mulai kabur. “Bos!” Gerry l
Last Updated : 2026-05-28 Read more