Siera membeku, ia hanya menatap Zelka tanpa berkata-kata. Ia membutuhkan waktu untuk memahami maksudnya. Jari-jarinya yang berada di atas sampul buku perlahan mengendur, sementara pikirannya langsung kembali kepada kehidupan sebelumnya, kepada hari-hari yang ingin ia lupakan, dan kepada akhir menyakitkan yang telah membawanya kembali ke masa lalu.“Kematian...” Siera mengulang kata itu pelan, seolah ingin memastikan bahwa ia tidak salah mendengar. “Maksudmu, kematianku di kehidupan sebelumnya?”Zelka mengangguk.Siera menundukkan pandangan sesaat. Ia tidak pernah menganggap kematiannya sebagai sesuatu yang mudah dibicarakan, terlebih dengan seseorang yang tidak menyaksikan seluruh kejadian itu secara langsung.Selama ini, ia berusaha menjalani kehidupan yang sekarang tanpa terus-menerus menoleh ke belakang. Ia telah membatalkan pertunangannya dengan Erick, menjaga jarak dari orang-orang yang pernah menyakitinya, dan memilih jalan yang berbeda dari kehidupan sebelumnya.Akan tetapi, ny
続きを読む