Matahari Bali mulai merangkak naik, menyiram pantai Kuta dengan cahaya keemasan yang berkilau di atas permukaan air. Di sebuah resort terbuka yang mewah, Karina duduk seorang diri, membiarkan angin sepoi-sepoi memainkan ujung rambutnya.Dari kejauhan, Devran mengawasinya dengan senyum yang sulit disembunyikan. Pria itu sengaja memilih duduk di resort yang berbeda, menjaga jarak aman agar tidak mengundang kecurigaan, namun matanya tetap terkunci pada sosok wanita yang telah mencuri kewarasannya itu.Tak lama kemudian, Eric muncul dan menarik kursi di hadapan Devran. "Di mana lo semalem, Dev? Kita ngadain pesta kecil di resort bawah, tapi lo ngilang bak ditelan bumi," ucap Eric sambil memesan kelapa muda.Devran berdehem, mencoba menetralkan ekspresi wajahnya. "Gue langsung tepar, Ric. Efek kelelahan pasca kejadian kemarin kayaknya baru terasa sekarang."Eric mengangguk maklum, lalu mereka terlibat dalam obrolan santai mengenai rencana penerbangan besok. Namun, fokus Devran terbelah.Se
Last Updated : 2026-08-28 Read more