"Aah! Pelan-pelan, Kapten..." Karina mencengkeram bahu Devran yang sedang bergerak liar di atasnya. Ia tahu ini dosa besar, namun kerapuhan dan putus asa membuatnya tak peduli apapun lagi selain mencari pelarian. .............................................. Jakarta, 2025. Langit di atas Bandara Soekarno-Hatta kelabu, seolah turut merasakan mendung yang menggelayuti hati Karina. Setiap tarikan napas terasa berat, membebani rongga dada yang sesak. Koper kabinnya terasa seperti beban berton-ton, diseretnya perlahan di koridor terminal yang lengang, gema rodanya beradu dengan langkah kaki yang hampa. Karina, 21 tahun, seragam pramugari Samudera Airline membalut tubuhnya yang ramping, namun aura profesionalnya runtuh dihempas badai berita. Wajah ayunya pias, air mata menggenang di pelupuk mata yang sembab, tak peduli pada tatapan samar dari beberapa penumpang yang berpapasan. Beberapa menit sebelumnya, ponselnya bergetar di saku, menampilkan nama yang tak asing namun kini teras
Terakhir Diperbarui : 2026-04-13 Baca selengkapnya