Xiwu duduk di sisi meja, cukup dekat dengan Shen Mo.Di tangannya, beberapa lembar catatan yang sudah ia susun rapi. Nama-nama pelayan, tanggal keluar masuk, serta asal penugasan mereka.“Ini yang bisa Liu Li kumpulkan,” ucap Xiwu, “pola pergantiannya memang tidak wajar. Terutama di paviliunmu.”Shen Mo mendengarkan. Pembahasan ini sudah pernah dilakukan sebelumnya dengan Yu Hao, tetapi cara Xiwu menyusun ulang lembaran kertas itu membuat segalanya tampak lebih jelas.“Nama ini,” lanjut Xiwu sambil menunjuk salah satu bagian, “muncul di setiap pergantian. Tugasnya selalu berubah. Kadang di taman, kadang di dapur, lalu tiba-tiba berada di kamar pribadimu.”Ia berhenti sejenak, memberi waktu Shen Mo mencerna.“Tidak ada pelayan dengan tugas yang terus berubah-ubah seperti dia.”Shen Mo mengangguk pelan, matanya masih tertuju pada kertas di tangan Xiwu, tetapi perhatiannya tidak sepenuhnya di sana.Tanpa sadar, tan
Read more