"Ehemm.. Pak Damian, saya di sini hanya mau bicara secara profesional tentang kerjaan, bukan mau membahas gal yang lain!" ketus Bianca begitu pintu ruang kerja itu tertutup rapat. Gadis itu mematung di dekat pintu, memeluk tas kerjanya di depan dada. Matanya menatap waspada ke arah Damian yang berjalan dengan santai menuju sofa di tengah ruangan. Damian tidak menjawab, duduk dengan gerakan sangat tenang, menyandarkan punggungnya yang tegap pada sandaran sofa. Tatapan matanya yang datar langsung mengunci sosok mungil di depannya."Duduk di sini, Bianca," perintah Damian, tangannya menepuk sofa kosong tepat di sampingnya.Bianca seketika menggelengkan kepalanya, ekspresi wajahnya berubah berlebihan penuh penolakan."Gak mau! Big no, Pak Damian! Saya berdiri di sini aja udah cukup. Kita harus jaga jarak minimal dua meter demi keselamatan jiwa dan raga saya!"Gadis itu menghela nafas panjang, mulutnya mengerucut kesal. "Saya gak mau ya, besok-besok nama saya mendadak masuk berita
Read more