"Hahh?! Cinta?!” Bianca sedikit terkejut dengan ucapan Damian, ia pun tersenyum masam. “Gak usah bercanda ya, Damian! Bukannya kamu udah setuju tunangan dengan Natasya, kenapa nyatain cintanya ke aku?!Jangan mentang-mentang kamu bos jadi bisa bebas obral kata cinta ke aku!" sembur Bianca ketus, napasnya memburu.Walaupun sebenarnya jantung Bianca sempat berdisko mendengar pernyataan cinta yang keluar langsung dari bibir seksi Damian.“Aku tidak pernah bercanda masalah perasaan, Bianca. Aku serius, aku cinta kamu!” ucap Damian, nadanya benar-benar serius membuat Bianca semakin gugup. Kalimat itu terdengar begitu indah, seperti ribuan kembang api saat tahun baru. Namun, sedetik kemudian rasa sakit hati dan cemburu yang sangat dalam langsung membangkitkan kesadarannya, menamparnya keras dengan kenyataan saat ini.Dengan sisa tenaganya, Bianca justru mendorong dada bidang Damian menjauh dengan sangat kasar. Ia bergeser kembali
더 보기