Mata Bianca berkaca-kaca, merasa usahanya menjadi istri anggun yang serba bisa telah gagal total. "Maaf ya, Damian... Harusnya aku sadar diri kalau aku gak bisa masak," ucap Bianca sedih. Ia berdiri dari kursinya, mengulurkan tangan hendak mengambil kembali piring-piring itu. "Biar aku buang aja masakan ini, nanti kita pesan..." Sret! Sebelum jari tangan Bianca menyentuh piring, tangan tegap Damian sudah bergerak cepat mencengkram pergelangan tangan istrinya, menahannya dengan lembut namun penuh penekanan. "Jangan dibuang," pangkas Damian singkat dan kaku. Bianca menoleh, menatap suaminya dengan mata berkaca-kaca. "Tapi Damian... Itu gosong dan..." "Aku akan memakannya," pangkas Damian cepat, memotong kalimat Bianca tanpa ragu. Wajah Bianca seketika kembali berseri, rona bahagia terpancar di matanya. "Beneran, Damian?! Kamu beneran mau makan masakan aku?!" "Hm.. Duduk," perintah Damian pendek. Dengan antusias, Bianca kembali duduk di samping suaminya, memberikan s
Read more