“Bos.” Suara Azka membuat Dante berpaling. Sementara itu Niken yang tengah berjalan menuju sofa, menghentikan langkahnya. Azka berpaling menatap Niken dan menyapanya. Senyum pria itu begitu manis, membuat Dante yang melihat hal itu tidak suka. “Bawa Evan ke kamar.” Suara Dante barusan spontan membuat Niken melanjutkan langkahnya. Pun saat Niken melintas di depan Azka, pria itu masih berusaha menyapanya. Sembari menggendong Evan, Niken hanya tersenyum kecil dan menganggukkan kepala, lalu masuk ke kamar utama. Dante menatap tajam ke arah Azka yang perlahan mendekat ke arahnya. “Kamu kesini mau ngapain? Kalau cuma mau menarik perhatian dia– gak usah,” ujar Dante menunjuk kamarnya, tempat Niken berada. Azka memamerkan giginya lantas duduk dengan jarak yang cukup dekat dengan Dante. “Maaf, Bos. Habisnya penasaran sama Niken,” ucap Azka blak-blakan membuat Dante menatapnya penuh emosi. Azka kemudian mengeluarkan ponsel dari sakunya dan menunjukkan beberapa foto yang bisa membantu
Terakhir Diperbarui : 2026-06-12 Baca selengkapnya