Namun, karena Aluna tak tahu benda bagian mana yang Kaizen pasang chip pelacak, akhirnya dia mutuskan meninggalkan cincin pernikahannya, handphone, dompet, gelang, dan benda lainnya. "Lukamu … apa Om Kaizen yang …-" Aluna menggelengkan kepala dengan cepat sambil melebarkan mata pada kakaknya. "Lukaku karena tadi siang aku tertabrak, Kak," ucap Aluna pelan. "Kua tertabrak?" Kening Raigen mengerut, seketika menatap adiknya dengan lekat. "Ya Tuhan! Aluna! Kenapa kau bisa ditabrak? Kau pecicilan di jalan, Hum? Kenapa kau tidak memberitahu Kakak, Aluna?" "Iya, salah Aluna karena menyeberang tidak hati-hati," jawab Aluna sambil memperlihatkan cengiran pada kakaknya, "aku tidak memberitahu Kakak karena takut Kakak marah." "Ck, tidak mungkin Kakak marah. Yang ada Kakak khawatir," jawab Raigen, mengganti luka adiknya yang ada di telapak tangan. Dari yang dia perhatikan, ini memang luka akibat kecelakaan. Namun, karena tadi Aluna datang dalam keadaan mengenaskan, pikiran Raigen
Last Updated : 2026-06-19 Read more