"Kakanda Kaizen, My Honey Sweety Bunny trulala …." Aluna menyeru senang, menatap Kaizen dengan riang sambil melambaikan tangan pada suaminya. 'Yes, ada Kakanda tercinta di sini. Uang-uang kecintaanku jadi nggak perlu aku korbanin deh.' batin Aluna, segera menatap ke arah kasir. "Ada suamiku di sini, Kak. Tunggu bentar yah, aku minta uang dulu ke suami, biar uang di tasku nggak kemana-mana," ucap Aluna pada kasir, senyum manis efek senang bertemu dengan Kaizen. "O-oh, silahkan, Kak," jawab kasir, gugup sejenak karena senyuman Aluna yang begitu manis. Aluna segera menghampiri Kaizen. Sedangkan Kaizen, dia segera mengeluarkan dompet–mengambil beberapa lembar uang dengan tangan yang tremor. Saat Aluna sudah di sebelahnya, Kaizen langsung menyerahkan uang tersebut pada istrinya. "Ouh, makasih, Mas Kaizen Gantengku." Aluna menyeru senang, meraih uang pemberian Kaizen secara bersemangat. Aih, pria ini sepertinya sudah hapal! Aluna tak perlu meminta dan Kaizen sudah dengan sigap memberi
อ่านเพิ่มเติม