"Jangan-jangan asisten Nyonya," ucap Alan dengan nada ragu, menatap was-was pada Raigen, "karena kamar Tuan Raigen berhadap-hadapan dengan Nona Inggita." "Inggita?" beo Arsenio, Xenon, dan Ando secara bersamaan. Bima tampak mencerna dan menatap tuannya secara lekat. Tuannya pria yang sangat baik dan sangat menghormati perempuan, rasanya tidak mungkin tuannya …- Ah, tapi jika seseorang sudah dipengaruhi oleh obat perangsang, memangnya siapa yang akan bisa menahan? Jika wanita mungkin masih bisa, tapi bagi pria … itu sama saja mempertaruhkan hidup dan masa depan. "Inggita itu asisten Nyonya Aluna. Sekaligus penulis tetap di De'Ra Films," jelas Alan, mendapat anggukan kecil dari Xenon dan yang lainnya. "Jika memang sudah seperti itu, kau harus menikahinya sesegera mungkin, Igen," ucap Xenon. "Ya, Uncle," jawab Raigen pelan. *** "Ka-Kak Raigen yang melakukannya?" tanya Aluna dengan nada pelan dan hati-hati. Saat ini dia di dalam kamar Inggita, di mana ketika dia masuk ke ka
Read more