"Kamarmu bukan di sini," ucap Xavier sambil menatap dingin pada Sera yang sudah duduk di pinggir ranjang Kaina. Xavier tak melangkah masuk, dia hanya berdiri di samping pintu—menyandar pada dinding sambil bersedekap di dada. "Bukannya kamu bilang, Kak Xavier bolehin kamu ke sini," gumam Kaina, menatap Sera dengan kening mengerut. "Hehehe …." Sera cengengesan pada Kaina, mau tak mau dia bangkit dari pinggir ranjang lalu menghampiri Xavier. Sejujurnya Sera tak ingin kembali ke lantai empat. Akan tetapi dia sangat takut pada Xavier, dia takut Xavier menyeretnya dari kamar ini ke lantai empat. "Sudah jam sepuluh malam, Kai. Segera tidur," titah Xavier pada adiknya, setelah Sera berada di sebelahnya. "Baik, Kak," jawab Kaina pelan sambil menganggukkan kepala. Xavier menarik Sera agar ikut dengannya. Namun, sebelum pergi dia menutup pintu lebih dulu. *** "Mandi." Xavier memberikan peringati. Sera menganggukkan kepala, dia patuh dan menurut. Namun, karena dia takut Xavier i
Baca selengkapnya