"Kamu tahu kan kalau Kak Xavier itu sudah menikah?" ucap Aluna dengan tegas. Safara menganggukkan kepala secara pelan, menatap gugup dan was-was pada Aluna. "Tahu, Tante." "Berarti kamu paham dong kalau--" Aluna diam sejenak, menekan kata kalau sambil menatap penuh peringatan pada Safara, "dikit-dikit kamu nggak boleh ke Kak Xavier lagi. Sekarang Kak Xavier itu sudah punya istrinya. Waktu, tenaga, kesempatan, dan hidup, itu semua sudah dibagi ke istrinya. Kamu itu harus sadar diri kalau kamu hanya sebatas sepupu, bukan suatu hal yang harus diutamakan. Kemarin Kak Xavier sama istrinya bertengkar loh gara-gara kamu," tambah Aluna secara blak-blakan. "Maaf, Tante," ucap Safara secara pelan, "a-aku cuma merasa nggak punya siapa-siapa. Da-dan hanya Kak Xavier yang peduli sama aku. Sebelum ini, sekalipun Kak Xavier sibuk, dia selalu menyempatkan diri untuk memastikan kalau aku baik-baik saja." "Kamu bilang kamu nggak punya siapa-siapa? Padahal yang sering ngurus kamu itu Kaina loh,
Baca selengkapnya