"Kamu?!" dingin pria itu, menatap Sera penuh peringatan dan marah. "Mas." Sera mengganti panggilannya, "aku sudah di toko buku jadi Mas bisa pergi menemui sepupu Mas." Xavier menaikkan sebelah alis. Genggamannya di tangan Sera semakin mengencang, tak ingin melepas perempuan ini sedetik pun. "Kau tidak ingin kutemani, Ghazalah?" "Untuk apa? Aku bisa sendiri," jawab Sera santai, menoleh ke sana kemari untuk mencari-cari spot rak mana yang akan lebih dulu ia hampiri. "Aku suamimu," datar Xavier, cukup kesal mendengar jawaban Sera. Sera mengerutkan kening, aneh dan tak paham dengan jawaban pria ini. Namun, dia memilih mengabaikan. Sera berjalan ke arah rak buku yang dipenuhi dengan warna biru, di mana Xavier yang menggenggam tangannya otomatis ikut dengannya. Xavier menatap gengganam tangannya pada Sera lalu menatap wajah istrinya yang saat ini terlihat penuh semangat. Perempuan yang ia nikahi ini … sebenarnya punya kebahagiaan yang sangat sederhana. Toko buku, kucing, makanan fa
Magbasa pa