Share

241. (G) Run, Sera!

Penulis: CacaCici
last update Tanggal publikasi: 2026-07-29 21:55:06

"Nagoooos!" geram Xavier. Dia mencengkeram tangan Sera lalu menjauhkannya dari benda tersebut. Tatapannya tajam, terasa membunuh dan mengintimidasi secara bersamaan.

Sera menarik tangannya yang dicekal oleh Xavier lalu langsung menyembunyikan tangannya di belakang tubuh.

"Ma-maaf, Mas," cicit Sera sambil menatap panik pada Xavier.

"Kau menolak kusentuh akan tetapi tanganmu sangat lancang, Sera Ghazalah Adam!" dingin Xavier, kembali mencekal pergelangan tangan Sera dengan kencang. Dia menarik
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Perjodohan: Suami Dinginku Sangat Hot!   243. (G) Dijemput Suami ke Kamar Adik Ipar

    "Aku yakin sekali, Kak Xavier juga bakalan mendukung." "A-aku ragu," ucap Sera dengan nada yang mendadak serak dan rendah. Dia memang sangat ingin lanjut S2 karena Sera sesuka itu menimbah ilmu. Namun, apa daya, dia telah menikah dengan Xavier dan ternyata pria itu tak mau melepasnya. Ayahnya juga menuntutnya supaya menjadi istri yang sesempurna mungkin untuk Xavier. Entah apa rencana ayahnya sehingga ayahnya memaksanya tetap bertahan di sisi Xavier. Ayahnya selalu bilang demi keamanan. Akan tetapi demi keamanan apa? Intinya ayahnya serakah pada harta dunia dan kekuasaan. Keamanan untuk Sera?! Itu bullshit! Ayahnya ingin mengamankan bisnisnya sendiri. "Oh iya, mengenai kecelakaan Mas Xavier, itu … gara-gara temannya yah?" tanya Sera. Niatnya ingin mengalihkan topik. Tapi dia juga sangat penasaran dengan hal ini. Tadi, sebelum makan malam di mulai, ayah mertuanya membahas ini dengan kepercayaannya dan juga Xavier. Sayangnya, Sera tak mendapatkan informasi lengkap tentang kecelak

  • Perjodohan: Suami Dinginku Sangat Hot!   242. (G) Kabur

    "Aku boleh tidur di sini yah dengan kamu. Pliss!" pinta Sera dengan nada memohon, menyatukan tangan sambil menatap sayu campur sendu pada Kaina. Saat ini Sera ada di kamar Kaina. Dia bersembunyi di sini karena takut pada Xavier. Jika Sera lari ke rumah ayahnya atau apartemen, jelas dia tidak akan selamat. Pasti Xavier akan menyusul lalu …-Namun, di kamar Kaina, sepertinya dia bisa selamat dari pria setengah iblis yang penuh jebakan serta tipu daya tersebut."Tidur di sini?" Kaina mengerutkan kening sambil menatap bingung pada Sera yang duduk di depannya—atas ranjang, "loh, kan kamar Kak Xavier luas dan nyaman. Apalagi di lantai empat ada balkon luas yang dilengkapi taman mini sama perpustakaan. Lantai 4—khusus lantai Kak Xavier, Fasilitas paling lengkap. Apa tetap nggak bikin betah kah?"Itu benar! Lantai 4 adalah pantai khusus untuk Xavier yang suka menyendiri dan butuh ketenangan ekstra. Sedangkan Kaina berada di lantai yang sama dengan orang tuanya, lantai 3. Kamarnya dan ruang k

  • Perjodohan: Suami Dinginku Sangat Hot!   241. (G) Run, Sera!

    "Nagoooos!" geram Xavier. Dia mencengkeram tangan Sera lalu menjauhkannya dari benda tersebut. Tatapannya tajam, terasa membunuh dan mengintimidasi secara bersamaan. Sera menarik tangannya yang dicekal oleh Xavier lalu langsung menyembunyikan tangannya di belakang tubuh. "Ma-maaf, Mas," cicit Sera sambil menatap panik pada Xavier. "Kau menolak kusentuh akan tetapi tanganmu sangat lancang, Sera Ghazalah Adam!" dingin Xavier, kembali mencekal pergelangan tangan Sera dengan kencang. Dia menarik perempuan itu, membuat merapat pada tubuhnya. Mata Sera kembali melebarkan. Demi apapun! Benda itu … menekan perutnya dan itu membuat Sera tidak nyaman sekaligus gugup secara bersamaan. "Aku cuma be-berniat menutupinya." Sera berkata dengan nada gemetar, terlalu panik dan semakin gugup karena Xavier mempererat pelukannya pada pinggangnya sehingga. Itu membuat perutnya menempel pada benda itu, "tolong lepaskan aku. A-aku sungguh tidak nyaman, Mas," cicit Sera."Tidak nyaman?" Xavier menyunggi

  • Perjodohan: Suami Dinginku Sangat Hot!   240. (G) Tangan Nakal Sera

    "Kau tidak dengar apa kata orang tuaku tadi?!" dingin Xavier, melayangkan tatapan membunuh pada istrinya yang berdiri tak jauh darinya. Sera terlihat sudah rapi, bersiap-siap ingin kembali ke apartemennya. Sebelumnya, dia juga sudah ingin pulang. Akan tetapi orang tua Xavier menahannya dan menyuruhnya untuk tinggal di sini. Mulai sekarang! Masalanya, Sera tak punya pakaian ganti, oleh karena itu Sera ingin pulang ke apartemen untuk mencari pakaian ganti. "Mulai sekarang, kau tinggal di sini denganku!" tambah Xavier, masih dengan suara mengerikan dan penuh peringatan. Setelah mengatakan itu, dia kembali fokus pada Handphone-nya. "Aku paham dan aku tahu. Cuman aku pulang karena ingin jemput bajuku, Mas. Aku mau mandi dan di sini aku nggak punya pakaian ganti," ucap Sera dengan nada gugup dan pelan, menatap cemas pada suaminya. "Aku sudah menyiapkan pakaian dan seluruh kebutuhanmu di sini." Xavier berkata tenang dan rendah, akan tetapi masih fokus pada HP-nya—tak menoleh sediki

  • Perjodohan: Suami Dinginku Sangat Hot!   239. (G) Menantu yang diinginkan?

    "Nggak usah merasa bersalah." Kaina berkata pelan, "orang Daddy senang, kok, pas tahu kamu yang jadi istri Kak Xavier. Daddy marahnya karena Kak Xavier menikahimu di usia 20 dan masih kuliah. Di keluarga kami, usia 20 plus masih menempuh pendidikan, itu dianggap usia minor soalnya usia seperti itu, seseorang belum benar-benar dewasa—masih labil dan masih dalam tahap mengenali diri sendiri. Habis itu, Daddy marah karena Kak Xavier mengambil keputusan sendiri tanpa diskusi pada Daddy. Tambah … 2 tahun Kakak di luar negeri sedangkan kamu—istrinya di sini. Itu dianggap kalau Kakak menelantarkanmu sebagai istrinya. Itulah yang bikin Daddy benar-benar marah pada Kakak. Sisanya, wajah Daddy benar-benar berseri-seri saat tahu kalau kamu lah yang menjadi istri si Lucifer itu," ucap Kaina panjang lebar. "Ka-kamu nggak sedang menyenangkan hatiku supaya aku tenang kan?" Sera mengerjap beberapa kali. "Enggak lah." Kaina menatap Sera dengan kedua alis yang terangkat, "Daddy memang sungguh lega

  • Perjodohan: Suami Dinginku Sangat Hot!   238. (G) Keputusan Orang Tua Suamiku

    "Selamat datang, Sera Seyang." Aluna senyum manis dan lembut pada Sera yang baru datang. Dia begitu menyambut kedatangan menantunya, dia juga memberikan senyum termanis yang dia punya supaya Sera tidak canggung padanya. Pada kenyataannya, Sera tetap canggung. Sekalipun mommy suaminya senyum padanya akan tetapi Sera masih takut dan cemas. Pria dingin dengan aura mengerikan di sebelah mommy suaminya itu … sudah menemui ayahnya saat siang tadi. Kaizen Xavier Adam! Pria yang masih tampan dan mengerikan di usianya yang sudah paruh baya ini, telah menagih utang 5 miliar ayahnya. Dari cara penguasa ini menagih utang dan mendesak supaya dibayar hari ini, Sera yakin kalau daddy suaminya tidak suka padanya dan mungkin akan menyingkirkannya hari ini. 'Seharusnya aku senang. Tapi kenapa aku begitu cemas dsn gugup?' batin Sera, meneguk saliva secara kasar saat dia dan daddy Xavier bersitatap. "Kau sudah sering datang ke rumah ini, tetapi kenapa kau terlihat gugup, Sera?" Kaizen menaikka

  • Perjodohan: Suami Dinginku Sangat Hot!   4. Pertemuan

    Kaizen menatap mamanya dengan ekspresi flat, tetapi dengan sorot mata yang intens. Dia diam cukup lama untuk mempertimbangkan sesuatu hingga pada akhirnya mengangukkan kepala sebagai tanda setuju. Naia tiba-tiba membalik tubuh, wajah galaknya langsung hilang, bersama dengan senyuman senang yang m

  • Perjodohan: Suami Dinginku Sangat Hot!   3. Nikahi Dia, Kaizen!

    Di sisi lain, Aluna yang panik langsung bersembunyi dalam selimut. Sedangkan wanita yang masuk ke kamar ini, tiba-tiba saja berlari keluar. Di dalam selimut, Aluna mencoba menangkan diri. Namun melihat pria di sebelahnya hanya mengenakan celana pendek, Aluna semakin panik. Rasa paniknya lebih tak

  • Perjodohan: Suami Dinginku Sangat Hot!   2. Malam Panjang

    Kaizen segera memeriksa mobilnya, mencari keberadaan sumber suara tersebut. Saat Kaizen menoleh ke belakang mobil, dia tidak menemukan apapun. "Sssst … mmm …." Akan tetapi suara itu jelas dari arah jok belakang. Kaizen memutuskan lebih teliti memeriksa, membuka pintu jok belakang untuk melihat

  • Perjodohan: Suami Dinginku Sangat Hot!   1. Jebakan dan Pertolongan

    "Aku sudah memasukkan obat perangsang ke dalam minumanmu, Aluna Sayang." Aluna Rasya Adam (24 tahun), melebarkan mata saat mendengar ucapan pria tersebut. Ia menatap takut campur panik pada seorang pria yang saat ini berdiri di hadapannya. Pria itu menjulang tinggi, memperlihatkan senyuman miring

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status