Sebastien mengayunkan langkah menuruni anak tangga menuju ruang perjamuan, bersama dua ekornya. Dia memakai setelan kemeja putih longgar yang memperlihatkan dada, rompi berwarna biru tua, dan celana hitam.Di seluruh penjuru ruangan, mata-mata penuh kuasa mengikuti setiap gerakannya. Dia tersenyum ringan menanggapi sapaan mereka, sesekali turut membungkukkan badan sebagai rasa hormat pada yang lebih berpengalaman."Yang Mulia, beliau ini adalah Marquiss La bussiere," kata Darrel, menunjuk pria berkumis tebal melengkung ke bawah seperti walrus. "Dia di minta secara langsung oleh Patriarch sebagai saksi utama Anda selain Duke Chambord dan Marquiss Fontainebleau."Mata tajam Sebastien menatap lekat pria itu—cukup lama—seolah sedang mengingat-ingat. "Tuan... Audric, sebuah kehormatan bagi saya atas bantuan Anda," ucapnya pada akhirnya.Tuan Audric menggeleng pelan. "Tidak, Yang mulia." Lantas dia membungkuk dengan penuh hormat. "Kehormatan ini sepenuhnya milik saya, karena menerima kemuli
Last Updated : 2026-06-13 Read more