Layar laptop di depan Alana Danuarta seolah memancarkan aura kegelapan. Matanya mengerjap berkali-kali, berharap angka dan huruf yang tertera di portal mahasiswa itu berubah. Namun, kenyataan pahit itu tetap diam di sana, menertawakannya. Mata Kuliah: Pengantar Manajemen Strategis. Dosen Pengampu: Aksa Dewantara, M.M. Nilai Akhir: E. "Gila! Ini nggak mungkin! Pak Aksa bener-bener punya dendam kesumat sama gue!" teriak Alana frustrasi. Ia membanting kepalanya ke atas meja kafe, membuat Elara dan Keira yang duduk di depannya tersentak kaget. "Kenapa lagi, Al? Nilai lo keluar?" tanya Keira sambil menyeruput es kopinya. "E, Kei! E! Gila nggak sih? Gue cuma telat ngumpulin tugas lima menit gara-gara ban motor bocor, dan dia langsung kasih gue nilai maut itu!" Alana mengangkat kepalanya, wajahnya memerah karena emosi. "Duh, Pak Aksa lagi," Elara menggeleng prihatin. "Dia emang dosen paling 'killer' seantero kampus, Al. Ganteng sih iya, muda banget buat jadi dosen, tapi hatinya
آخر تحديث : 2026-04-21 اقرأ المزيد