Elara keluar dari rumah sakit dengan langkah cepat. Udara malam Kyoto terasa dingin di kulitnya. Ia tidak menoleh ke belakang. Dia merasa tenang karena tidak yang mengejar dan memanggil.Ia menuju parkiran, membuka pintu mobilnya sendiri, lalu duduk di kursi pengemudi. Tangannya masih gemetar saat mengirim sebuah pesan ke nomor Thomas.[Moga Om semakin sehat. Aku cuma mau bilang, mulai detik ini, jangan libatkan aku ke dalam urusan Om dan Kael. Gak ada yang berhak atur hidup aku.]Setelah pesan terkirim, ia mematikan ponsel, lalu menyalakan mobil. Ia menghela napas dalam, lalu mengemudikan mobil keluar dari area rumah sakit tanpa menoleh sekali pun.Dalam perjalanan, ia mematikan radio. Hanya bunyi mesin dan deru angin di luar yang terdengar. Ia tidak ingin mendengar suara siapa pun malam ini. Bukan dari Kael, Alessandro atau bahkan Clara.Sesampainya di apartemen, Elara mengunci pintu, melepas sepatu, lalu duduk di lantai berlapis permadani. Tangannya masih gemetar. Semua yang terjad
Última actualización : 2026-09-24 Leer más