Malam itu menjadi salah satu malam paling penting dalam karier Elara sejak kembali ke Milan. Show tunggalnya digelar di sebuah galeri yang diubah menjadi runway intim.Cahaya hangat, musik pelan, dan koleksi yang ia rancang sendiri selama berminggu-minggu akhirnya dipamerkan di depan pembeli, editor, dan beberapa kolektor.Tepuk tangan menggema saat Elara keluar di akhir acara. Senyumnya tipis, elegan, sorot matanya tetap menjaga jarak dengan kerumunan. Ia membungkuk singkat, lalu berjalan turun dari panggung.Di dekat sisi panggung, Alessandro berdiri membawa setangkai buket mawar putih. Ia tidak langsung maju saat kerumunan masih padat. Baru ketika Elara mulai berjalan menuju area belakang, ia mendekat.“Elara!" panggilnya pelan. “Selamat. Koleksimu… sangat indah.”Elara berhenti. Tatapannya dingin, tetapi tidak langsung menolak. Ia menatap bunga di tangan Alessandro, lalu ke wajah pria itu.Belum sempat ia menjawab, keributan tiba-tiba pecah di dekat pintu masuk.Kilatan kamera ber
Última atualização : 2026-11-04 Ler mais