Aroma maskulin bercampur wangi floral yang tajam memenuhi ruangan kamar hotel yang masih temaram pagi ini. Sisa-sisa kegilaan semalam berserakan di atas karpet bulu, dengan banyaknya bukti seperti sebotol wine yang sudah tiris, tumpukan pakaian, bungkus bekas "permen" dimana-mana dan napas berat seorang pria yang baru saja terbangun dari mimpi indahnya. "Selamat pagi, Princess..." Camelia hanya menjawab dengan erangan malas. Kepalanya masih sedikit berdenyut, efek dari kurang tidur dan permainan panjang yang baru saja berakhir beberapa jam lalu. "Hmmm..." "Makasih ya, kamu luar biasa sekali semalam. Mau nggak kita ulangi lagi pagi ini?" Suara pria di sebelahnya terdengar serak, khas orang bangun tidur, tapi penuh harap. "No... Sana menjauh. Aku mau pulang sekarang, Devan," jawab Camelia dingin, suaranya kini mulai terdengar jernih namun tanpa emosi. Kosong. "Yah... Please, Miss Jiwa... Aku akan jadi pria paling penurut buat kamu. Aku benar-benar jatuh hati, aku... a
Last Updated : 2026-04-22 Read more