Kenan menghentikan langkahnya di dekat meja bundar dengan sorot mata terkejut saat menangkap sosok Camelia duduk di sebelah Raga. Namun, ekspresi keterkejutan itu langsung disembunyikan dengan sangat rapi dalam hitungan detik, kembali berganti menjadi wajah dingin yang formal. "Baru sampai lo, Bang. Lihat nih, gue bawa siapa," sapa Raga dengan nada antusias yang dibuat-buat, sengaja memamerkan senyum kemenangan. Kenan tidak membalas ucapan Raga, langsung sibuk mendudukkan balita perempuan ke kursi anak yang kosong berada tepat di antara dirinya dan wanita paruh baya. "Kenapa lama sekali? Kami sudah memulai lebih dulu," ucap sang mama sembari mengusap sisa keringat di pelipis bocah kecil di sebelahnya dengan sayang dan lembut. "Sorry, jalanan sedikit macet," jawab Kenan pendek. Suaranya bariton, tenang, dan terdengar sangat formal walau dengan keluarganya sendiri. Pria itu sejenak mengalihkan pandangannya ke arah Camelia yang sejak tadi duduk diam di seberang meja. "Selamat sia
ปรับปรุงล่าสุด : 2026-05-20 อ่านเพิ่มเติม