"Setelah ini, kamu mau ke mana?" Xavier bertanya tanpa mengalihkan pandangannya dari tablet di pangkuan, meski sudut matanya melirik tipis ke arah Liora yang duduk manis di sebelahnya.Liora bersandar pada jok kulit mobil mewah itu, menatap jalanan ibu kota yang mulai merayap padat. "Belum tahu.""Kalau begitu, ikut aku saja." Xavier menutup tabletnya, lalu menoleh sepenuhnya. Sebuah senyuman tipis—jenis senyuman yang jarang ia perlihatkan pada rekan bisnisnya—terukir di wajah tegas itu.Di kursi kemudi, John hanya diam. Matanya sesekali melirik melalui spion tengah, mengamati interaksi dua orang di belakangnya dengan ekspresi datar andalannya. Tangannya bergerak tenang mengendalikan kemudi, membelah jalanan dengan ritme yang konstan."Ikut denganku," ulang Xavier, memastikan pendengarannya tidak salah menangkap keraguan dari gadis itu.Liora menoleh, sepasang mata bulatnya mengerjap polos. "Ke mana?""Ke kantorku. Hari ini jadwalku cukup padat. Jadi, aku belum bisa mengajakmu jalan-j
Last Updated : 2026-05-20 Read more