Daisha terdiam mendapatkan perlakuan manis itu. Ada sedikit kehangatan di dalam hatinya.“Yang Mulia, saya tid–”“Ini perintah Shankara.”Daisha tersenyum kepada Aldwin. Lalu menekuk tubuhnya, sembari mengangkat kedua tangannya.“Kalau begitu, Shankara menerima kebaikan Yang Mulia.”Diam-diam, Claude memperhatikan. Setelah itu, Radeva membungkuk diikuti oleh Claude.Tabib kembali berdehem.“Claude, Yang Mulia datang ke sini untuk mengambil obat.”Claude mengayunkan kakinya, berjalan ke arah lemari di depan sana. Lalu mengambil sebuah kotak kecil, lalu kembali dan menyerahkannya pada Aldwin dengan hati-hati.Aldwin mengambilnya dari tangan Claude.“Yang Mulia, obat ini dibuat langsung oleh Claude. Dan sudah dilakukan uji coba kepada beberapa siswa, hasilnya sangat efektif dan penuh khasiat.”Aldwin menatap Claude dan Tabib.“Murid kesayanganmu ini memang berbakat,” kata Aldwin.“Yang Mulia, terlalu memuji.” Claude menatap Aldwin dengan tatapan datar.Tatapan Aldwin lalu beralih pada Da
Last Updated : 2026-06-07 Read more