Daisha keluar dari kamar mandi. Ia sudah rapi, memakai seragam akademinya. Ia mengayunkan kakinya ke depan, ia tidak melihat sosok Kaelith. Daisha duduk di kursi, sembari memakan kue osmanthus sisa semalam, lalu tersenyum.Tidak lama, sosok Kaelith muncul dari balik pintu. Kaelith sama sekali tidak menatap ke arah Daisha. Dia mengambil handuk dan berjalan menuju kamar mandi.“Embun beku memang beku,” kata Daisha sembari memainkan bibirnya.Setelah menghabiskan kue, Daisha bangkit mengambil tasnya menuju kantin untuk sarapan. Pagi itu, kantin dipenuhi para siswa senior. Ia hampir tidak melihat siswa kelas menengah, sebelumnya Daisha sempat melewatkan sarapan. Jadi, baru pertama kali melihat pemandangan ini.Daisha menyadari, dirinya kembali menjadi pusat perhatian para siswa. Tidak sedikit dari mereka yang berbisik membicarakannya.Saat mengantri makanan, tiba-tiba seseorang merangkul pundaknya dari samping. Mata Daisha melotot. Hampir saja ia mengeluarkan sebuah jurus, yang membuat o
Last Updated : 2026-05-21 Read more