"Reno itu bukan laki-laki suci, Her. Di luar sana, kalau lagi dinas, kelakuannya jauh lebih bejat. Dia sering banget jajan, sekali main bisa langsung bawa dua atau tiga wanita sekaligus ke dalam kamar hotelnya," ucap Sintya dengan nada yang sangat santai, seolah membicarakan cuaca.Heri lantas terdiam, mencerna setiap kata yang keluar dari bibir tipisnya. Penjelasan itu seketika membuat rasa takut yang sempat menghimpit dada Heri menguap tanpa bekas.Sialan, jadi mereka ini sama-sama busuk. Bedanya, yang satu main pakai modal uang, sedangkan yang satu lagi yaitu istrinya sendiri main pakai kepuasan fisik yang Heri punya.Nyalinya yang sempat menciut kini kembali tegak seutuhnya. Kalau Reno sendiri punya borok setebal itu, dia nggak akan berani bertindak gegabah yang bisa memicu kehancuran karir bisnisnya sendiri."Jadi, kamu udah tahu semua kelakuan dia di luar?" tanya Heri sambil menarik selimut untuk menutupi dada polos Sintya, lalu menyandarkan punggungnya ke kepala ranjang."Tahu
Baca selengkapnya