Oxandra menemui Nicko dan Loviana di rumahnya malam itu juga. "Tak akan terulang kejadian seperti ini lagi, aku bersumpah." Oxandra memohon pada Nicko. "Oke, aku percaya kata-katamu, Oxandra." "Terima kasih, Sahabatku." "Om Oxandra, tapi siapa sebenarnya dalang di balik semua ini? Aku tak akan mengampuninya!" kata Loviana murka. "Sepertinya salah satu senior kamu. Semata-mata karena persaingan. Kamu tenang saja, Loviana. Aku akan mengurus ini semua." "Bagus," sahut Nicko tersenyum miring. "Sayang, jangan kotori tanganmu untuk orang-orang yang tidak punya harga diri itu ya? Biarkan Oxandra yang menanganinya." "Hm, baiklah. Aku tunggu kabar baikmu, Om." "Tenang saja, Loviana. Besok kamu akan melihat artis yang tiba-tiba namanya terpuruk. Dia lah pelakunya," tegas Oxandra. *** Tengah malam, Nicko tiba-tiba mendapat panggilan penting yang mengharuskan ia pergi saat itu juga. Namun, karena melihat Loviana yang tertidur pulas, akhirnya ia berangkat tanpa pamit. "Maaf Sayang, ak
Read more