Blam! Pintu kaca ruangan CEO itu bergetar hebat saat Btari menghempaskannya dengan seluruh sisa tenaga. Napasnya memburu, paru-parunya terasa terbakar bukan karena lelah, melainkan karena amarah yang mendidih hingga ke ubun-ubun. Tanpa memedulikan tatapan bingung para staf di kubikel luar, Btari melangkah lebar menuju mejanya di departemen audit senior. Ia tidak butuh waktu lama. Dengan gerakan kasar, ia menyambar kotak kardus di bawah meja dan mulai memasukkan barang-barangnya. Bingkai foto kecil, tanaman kaktus yang mulai layu, dan tumpukan bolpoin favoritnya dilempar masuk tanpa aturan. "Tari? Kamu ngapain?" Sebuah suara melengking yang sangat ia kenal membuat gerakan Btari terhenti sejenak. Sari Wulandari, sahabat sekaligus rekan kerjanya, menghampiri dengan wajah panik. Sari adalah sosok yang ceria dan blak-blakan, namun di balik keceriaannya, ia sangat protektif terhadap Btari. "Aku keluar, Sar. Bajingan itu memecatku," desis Btari tanpa menoleh, tangannya kini sibuk m
최신 업데이트 : 2026-04-30 더 보기