Bab 104Mata Belvara membola hebat, membawa langkahnya semakin dekat pada Ibra. “jaga ucapanmu, Mas Ibra, Aku gak hamil!”Ibra terkekeh makin jadi. “Buka mata, Mba, Kamu cantik seksi memesona, hanya dijadikan istri rahasia? Kamu layak dapat lebih dari itu, jadi menyerahlah dan menata hidupmu kembali dengan pria yang bisa menerima segalanya, dan dengan hubungan yang tak perlu di rahasiakan.”“sudah lah, Mas Ibra. Saya buatkan kopi dulu, belum ngop kan?.” ucap Belvara, sambil melangkah menjauh dari Ibra.“Belvara, saya siap menjadi Ayah dari anak yang sedang kamu kandung,” ujarny yakin..Dalam langkah kembali menuju dapur, pikirannya mencoba untuk mencerna ucapan Ibra, dan… bagaimana Ibra bisa tahu Belvara hamil?Saat ia kembali ke dapur, dari pintu belakang yang terbuat dari kaca yang cukup lebar itu terlihat, meja makan sudah terisi anggota keluarga lengkap, Hagan, duduk di sebelah Ayana, dan Ayas duduk di seberang Hagan, sementara Miranti, seperti biasa, duduk di ujung sebagai kepala
Mehr lesen