"Aku sendiri juga nggak tahu gimana caranya Valerie bisa masuk ke kamarku saat aku mandi, Ma," ujar Devan, mencoba membela diri."Alasan aja kamu!""Demi Allah, Ma! Aku nggak melakukan apapun dengan Valerie," tegas Devan. "Kami tinggal di kamar yang berbeda. Aku ketemu dia cuman saat kumpul bersama klien di luar. Aku nggak bohong!"Debby menyipitkan matanya, menatap Devan dengan pandangan menyelidik. "Tapi dengan sikapmu yang plin-plan dan selalu membela dia begini, kamu telah melukai hati Zahwa berkali-kali, Devan! Kamu itu laki-laki, harusnya bisa tegas dan memilih salah satu di antara mereka. Sekarang Mama tanya, kamu pilih Valerie atau Zahwa?"Seketika Zahwa mendongak. Dadanya berdenyut sakit karena jantungnya berdegup kencang tak keruan. Ia menatap Devan lekat-lekat, menantikan jawaban dari suaminya dengan perasaan campur aduk."Kenapa aku harus memilih, Ma? Zahwa adalah istriku, dan Valerie adalah orang yang menyelamatkan nyawaku di masa lalu. Tentu Mama sa
最後更新 : 2026-06-08 閱讀更多