"Jujur, Mama kecewa banget sama kamu, Zahwa," ujar Debby, menatap sedih pada Zahwa yang terlihat menunduk, mengaduk sarapannya dengan tak minat."Kenapa kamu nggak cerita dari awal sama Mama kalau ternyata Devan masih berhubungan sama Valerie? Kalau aja Mama nggak datang pagi ini dan memergoki kebohongannya, sampai kapan kamu mau menyimpan semua ini sendirian?"Zahwa hanya menjawab dengan suara yang teramat lirih, "Maaf, Ma..."Debby menghela napas panjang, lalu menyandarkan punggungnya ke sandaran kursi di belakangnya. Menatap wajah Zahwa yang layu, Debby tahu betul wataknya. Wanita muda itu terlalu baik, terlalu tulus, dan memiliki harga diri yang tinggi untuk tidak mengumbar masalah pernikahannya kepada orang lain—meskipun orang itu adalah mertuanya sendiri.Sifat seperti itulah yang dulu membuat Debby ingin Zahwa menjadi menantunya."Zahwa, apa pun keputusanmu nanti, Mama akan selalu mendukungmu," ujarnya, menatap lekat sepasang mata sayu di hadapannya.
ปรับปรุงล่าสุด : 2026-06-04 อ่านเพิ่มเติม