Di dalam kamar mandi, Devan masih setia jongkok di depan kloset, menatap keponakan gembulnya yang masih betah duduk"Sebentar lagi masih banyak...." Ucap Emran memberitahukan bahwa proses pembuangan hajatnya belum sepenuhnya tuntas.Devan menghela napas panjang, mengurut pangkal hidungnya yang terasa pegal melihat sisa-sisa perjuangan sembelit keponakannya."Makan apa ajah sih di sekolah sampe eek kamu sebanyak ini?" Tanya Devan heran membayangkan isi perut bulat bocah di depannya.Emran mendongak polos, menyebutkan satu per satu deretan makanan yang dimakannya sepanjang pagi hingga siang tadi dengan raut wajah tanpa dosa."Baso goreng terus nasi liwet di suapin sama Oma sama bihun goreng juga enak bihun goreng bikinan mbok Inah." Ucap Emran merincikan pesta jajanan kolosal yang masuk ke dalam pencernaannya.Devan membelalakkan matanya kaget, membayangkan tumpukan porsi makanan yang di makan keponakan nya."Astaga.... Nasi kuning yang kamu bawa bekal di makan gak?" Yany Devan memastik
Read more