Cindy adalah mahasiswi paling populer, cantik, dan selalu dikelilingi oleh para pria borjuis di Universitas Nasional. Dulu, saat Satrio masih menjadi mahasiswa miskin yang memakai kemeja lusuh, Satrio dipandang sebelah mata olehnya. Cindy sering memalingkan muka dan menganggap Satrio laksana bayangan yang tidak pernah dianggap ada di koridor kampus. Namun siang ini, takdir telah membalikkan keadaan seratus delapan puluh derajat."S-Selamat sore, Pak Satrio..." ucap Cindy dengan suara yang mendadak terdengar sangat bergetar halus dan gugup. "Perkenalkan, saya Cindy, mahasiswa magang baru di divisi Anda."Satrio tidak segera menjawab. Ia menyandarkan tubuh tegapnya ke kursi kerjanya, lalu mengulas sebuah senyuman tipis yang teramat dingin di sudut bibirnya yang tegas. Sepasang mata tajamnya menatap lurus ke dalam manik mata Cindy yang gemetar."Tidak perlu memperkenalkan dirimu, Cindy. Siapa yang tak mengenal bintang kampus sepertimu?" potong Satrio, suaranya yang berat terdengar begitu
Baca selengkapnya