Meira menelan sisa daging di mulutnya nyaris tanpa dikunyah. Ia menutup kotak bento itu dengan keras, membuat beberapa mahasiswa di meja seberang kaget."Aku sudah selesai," Meira langsung berdiri dan menyambar tas kerjanya.Zayn, yang baru menghabiskan setengah porsi saladnya, mendongak."Kamu yakin sudah kenyang, Meira?" tanya Zayn lembut. "Kamu punya kelas sampai sore.""Kenyang," jawab Meira cepat. Ia menoleh pada Lucien yang masih duduk bersandar santai dengan tangan terlipat di dada.Lucien tidak langsung bergerak. Ia menatap Zayn sejenak. “Habiskan dulu makanmu, Pak Dosen. Aku tunggu.”Zayn membalas senyum itu dengan anggukan sopan. "Aku sudah cukup kenyang.""Kamu dengar itu, Lucien? Ayo kembali ke ruang kerjaku. Sekarang.""Oh ya, Meira. Jangan lupa revisi skripsi Julian, kamu harus menyerahkannya besok pagi."Meira hanya mengangguk kaku, lalu menarik lengan kemeja Lucien. Ia setengah menyeret suaminya melewati kerumunan mahasiswa yang masih mencuri-curi pandang."Hm. Meira."
最終更新日 : 2026-08-10 続きを読む