"Mau minum apa, Yah? Maaf, ART kalau malam sudah tidak datang, khawatir mengganggu," ucap Rendra ramah, dengan cerdik menutupi kenyataan bahwa ia sebenarnya telah memecat seluruh ART di rumah itu agar bisa mengisolasi Zia.Bastian mengibaskan tangannya pelan. "Tidak usah. Ayah cuma mau lihat keadaan Zia."Bastian sengaja menjawab singkat tanpa membocorkan rahasia mengenai surat minta tolong yang diberikan Zia padanya di rumah sakit tadi.Rendra memicingkan mata, menatap mertuanya penuh selidik. Bukankah beberapa jam lalu mereka baru saja bertemu di rumah sakit? Bastian yang menyadari kecurigaan di mata Rendra langsung berusaha mengalihkan suasana."Emm... Ya sudah, Rendra. Maafkan Ayah, ya. Silakan kalian lanjutkan lagi," ujar Bastian seraya bangkit berdiri dari posisinya, berusaha menutupi rasa canggungnya. "Besok jangan kesiangan, karena ada rapat pengesahan kerja sama proyek baru kita."Rendra tersenyum manis penuh kemenangan. "Siap, Ayah. Zia selalu mengurusku dengan baik. Dia sel
Last Updated : 2026-08-14 Read more