Hari itu, aku berlutut di depan ranjang rumah sakit, menangis tanpa daya untuk waktu yang sangat lama ….Air mataku sudah mengering, tenggorokanku juga sudah serak, tetapi aku tetap tidak bisa berhenti menangis.Perawat yang selama ini merawat Ibu, menyampaikan pesan terakhir Ibu kepadaku dengan mata memerah."Ibumu terus-menerus memanggil namamu di saat-saat terakhirnya.""Dia bilang, apa pun alasan yang bikin kamu nggak bisa datang, dia sama sekali nggak menyalahkanmu.""Ibumu cuma berharap kamu bisa hidup bahagia bersama suamimu.""Ibumu juga bilang, Daniel itu anak yang baik. Dia nggak salah menilai orang waktu itu.""Ibumu memintamu untuk nggak menyalahkan Daniel dan menghargainya dengan baik."Mendengar kata-kata itu, hatiku rasanya seperti tercabik-cabik.Ibu tidak mengetahui kebenarannya sampai akhir hayatnya.Sampai ajal menjemput, Ibu tetap mengira Daniel adalah orang yang baik.Sampai menutup mata, Ibu masih terus memikirkan kebahagiaanku.Namun, diriku?Aku bahkan tidak sem
Read more