共有

Bab 7

作者: Anonima
Masa lalu bagaikan asap, berlalu dan lenyap begitu saja.

Sebelum menaiki pesawat, aku duduk di kedai kopi yang ada di bandara Kota Lysia.

Aku mulai melakukan persiapan terakhirku.

Bagaimanapun, aku bukanlah tipe orang yang rela ditindas begitu saja.

Selama bertahun-tahun ini, sebagai "istri pajangan", aku tidak menghabiskan waktu dengan sia-sia. Aku terus mengumpulkan bukti secara diam-diam.

Aku mengumpulkan semua informasi keburukan Daniel dan Yolanda.

Aku juga menyusun laporan keuangan asli "Yayasan Yolanda Roger".

Di sana terlihat dengan sangat jelas bahwa Yolanda sudah menyalahgunakan sejumlah besar dana penelitian untuk konsumsi pribadi, tas mewah, perhiasan mewah, sampai rumah liburan mewah di daerah liburan elite.

Yang lebih penting lagi, rekening-rekening itu terhubung dengan jaringan pencucian uang yang dilakukan klan.

Aku juga mengumpulkan catatan lengkap pencurian data yang dilakukan Yolanda dari server penyimpanan data milikku di internet.

Termasuk IP login-nya, waktu pengunduhan, hingga daftar fail-nya.

Bukti-bukti ini sudah cukup untuk membuktikan pemalsuan akademik dan tindakan pencurian rahasia informasi bisnis yang dilakukan Yolanda.

Yang lebih penting lagi, aku masih memiliki satu bukti yang jauh lebih mematikan ….

Bukti bahwa Daniel menyuap pihak rumah sakit, yang menyebabkan kematian ibuku.

Hari itu, saat aku berada di rumah sakit pendidikan, meski dirundung duka yang mendalam, aku masih mencoba mempertahankan sedikit akal sehatku.

Secara diam-diam, aku menggunakan ponselku untuk merekam percakapan antara dokter dan perawat.

Mereka menyebutkan bahwa kerusakan pada peralatan dialisis itu disebabkan karena manusia.

Seseorang sudah memberi mereka sejumlah uang agar mereka membuat "insiden kecil" di saat-saat kritis.

Semua rekaman ini sudah kusimpan dengan baik.

Sekarang, saatnya bukti-bukti ini menjalankan perannya.

Pertama-tama, aku mengirimkan bukti pemalsuan akademik Yolanda ke lembaga penelitian medis utama milik pemerintah dan asosiasi medis negara ini.

Kemudian, aku mengirimkan bukti penyalahgunaan dana dan pencucian uangnya ke Kantor Pajak, serta media-media pemberitaan yang terkemuka di negara ini.

Terakhir, aku mengirimkan bukti keterlibatan Daniel dalam dugaan pembunuhan berencana dan kejahatan terorganisir ke Kepolisian Manka dan \tim investigasi kejahatan terorganisir badan investigasi utama negara ini, serta mengirimkan salinannya ke berbagai media.

Setelah memastikan semua email tersebut berhasil terkirim, barulah aku bisa bernapas dengan lega.

Komentar buruk tentang diriku masih membanjiri dunia maya.

Saat membuka topik yang sedang tren di media sosial secara asal pun, aku bisa melihat foto-fotoku sudah diedit menjadi berbagai gambar jelek yang digunakan untuk menghinaku.

Sementara itu, di akun media sosial Yolanda, masih terpampang pernyataannya yang sangat menyentuh hati itu.

Pernyataan itu diunggah pada hari di saat aku dipaksa mengklarifikasi akta nikahku dan Daniel.

Yolanda Roger: [Jaga kemurnian hati. Kebenaran akhirnya akan menang. Biarkan saja mereka menghujat. Aku tidur dengan nyenyak tiap malam, karena aku tahu, aku sudah membantu menyelamatkan nyawa. Terima kasih atas semua kasih sayang dan dukungannya. Mari kita sebarkan kesembuhan bersama.]

Unggahan itu disertai dengan tagar [Kebenaran Pasti Menang] dan [Tangan Penyembuh].

Komentar-komentar di bawahnya penuh dengan ungkapan rasa haru dan dukungan.

[Yolanda benar-benar terlalu baik. Dia tetap bisa menjaga ketulusannya meski menghadapi wanita sejahat itu.]

[Inilah sikap elegan yang sesungguhnya! Mereka yang cuma tahu memfitnah orang dengan menggunakan cara-cara kotor, nggak akan pernah bisa mempelajarinya!]

[Dokter Yolanda adalah panutanku. Aku juga ingin belajar darinya untuk melakukan lebih banyak kebaikan!]

[Dukung Dokter Yolanda! Keadilan akan selalu menang!]

Aku tertawa sinis.

Tidak lama lagi, kalian akan tahu apa itu "keadilan" yang sebenarnya.

この本を無料で読み続ける
コードをスキャンしてアプリをダウンロード

最新チャプター

  • Serangan Balik Mematikan dari Mantan Istri   Bab 17

    Epilog.Musim gugur kembali tiba.Aku kembali ke negaraku seorang diri untuk berziarah.Makam Ibu terletak di sebuah pemakaman yang tenang di kampung halamanku.Di depan makam penuh bunga-bunga.Aku menyewa orang untuk membersihkannya secara rutin, jadi makam itu selalu bersih.Sambil berlutut di depan makam, aku berbisik pelan, "Bu, aku baik-baik saja sekarang.""Penelitianku sudah menyelamatkan banyak orang.""Aku sudah menemukan kembali diriku dan menemukan makna dari hidup ini.""Ibu nggak perlu lagi mengkhawatirkanku."Angin sepoi-sepoi berembus, menyibakkan rambut panjangku.Rasanya seperti Ibu sedang membelai kepalaku dengan lembut.Setelah selesai ziarah, aku berkendara melewati pusat Kota Briel.Saat sedang menunggu lampu merah di sebuah persimpangan, aku melihat sosok yang tidak asing.Daniel.Dia duduk di kursi roda, meringkuk sendirian di balik bayang-bayang sudut jalan, dengan sehelai selimut lusuh menutupi tubuhnya.Angin musim gugur Kota Briel menerbangkan dedaunan yang

  • Serangan Balik Mematikan dari Mantan Istri   Bab 16

    Satu tahun kemudian.Terapi genku berhasil melewati uji klinis fase ketiga.Terapi ini diakui oleh dunia medis internasional sebagai terobosan besar dalam pengobatan kanker.Baik badan pengawas obat luar negeri maupun badan pengawas obat dan makanan di negaraku, sudah menyetujui terapi ini.Banyak rumah sakit mulai menerapkan metode ini dan sudah menyelamatkan banyak nyawa pasien.Berkat hal ini pula, aku menerima berbagai penghargaan medis internasional yang akan datang.Saat berdiri di podium penghargaan di luar negeri, aku teringat Ibu.Jika dia masih ada, dia pasti akan sangat bangga kepadaku.Bu, aku berhasil.Aku tidak mengecewakan harapanmu.Setelah upacara penghargaan selesai, aku kembali ke Kota Jacinda.Di taman vila, bunga mawar yang ditanam Ellen sedang mekar dengan indahnya.Aku duduk di bangku taman, menyaksikan matahari terbenam.Ponselku berdering.Itu telepon dari Ruth."Samantha, ada kabar untukmu.""Daniel sudah keluar dari penjara."Aku terdiam sejenak. "Dia sempat

  • Serangan Balik Mematikan dari Mantan Istri   Bab 15

    Enam bulan kemudian.Penelitianku mencapai kemajuan besar.Proyek terapi gen kanker itu, setelah berkali-kali melalui eksperimen dan analisis data ….Akhirnya memasuki tahap uji klinis.Direktur pusat penelitian medis terbaik di Kota Jacinda sangat puas dengan hasil kerjaku.Dia juga merekomendasikanku untuk menghadiri sebuah konferensi medis internasional, yaitu Konferensi Penelitian Kanker yang diadakan di Kota Pelagia."Dokter Samantha, penelitianmu sangat berharga."Direktur itu adalah seorang profesor tua dari luar negeri yang ramah. Dia berkata dengan tulus, "Aku yakin kalau terapi ini berhasil, akan menyelamatkan banyak nyawa.""Kamu harus memberitahukan kepada banyak orang mengenai pencapaianmu ini."Aku mengangguk dan menerima saran itu.Konferensi itu diadakan di Kota Pelagia.Saat aku berdiri di atas podium universitas riset publik bergengsi di Kota Pelagia dan mempresentasikan hasil penelitianku kepada para pakar medis dari seluruh dunia ….Tiba-tiba, aku teringat kejadian

  • Serangan Balik Mematikan dari Mantan Istri   Bab 14

    Daniel berdiri di depan pintu sepanjang malam.Keesokan paginya, Ellen memberitahuku bahwa dia akhirnya pergi.Namun, sebelum pergi, Daniel meninggalkan sepucuk surat.Saat Ellen menyerahkannya kepadaku, aku merasa ragu untuk waktu yang lama.Akhirnya, aku tetap membukanya.Surat itu sangat panjang.Daniel menuliskan secara terperinci semua hal yang terjadi selama bertahun-tahun ini.Daniel menuliskan bagaimana dia merangkak selangkah demi selangkah di dalam klan, hingga akhirnya mencapai posisinya yang sekarang.Dia menuliskan bagaimana perasaannya terhadap Yolanda berubah, dari yang semula begitu terobsesi menjadi rasa muak.Daniel juga menuliskan betapa dia sangat menyesal setelah mengetahui kematian Ellis.Daniel menuliskan bahwa setelah dicopot oleh keluarganya, barulah dia menyadari apa yang sudah hilang darinya.Paragraf terakhirnya berbunyi seperti ini:[Samantha, aku tahu, aku nggak punya hak untuk memohon pengampunanmu.][Setiap hal yang sudah kulakukan, sudah lebih dari cuku

  • Serangan Balik Mematikan dari Mantan Istri   Bab 13

    Tiga bulan kemudian.Penelitianku mencapai kemajuan yang luar biasa.Setiap pagi, aku bekerja di pusat penelitian medis terbaik di Kota Jacinda ini.Sore harinya, aku berjalan-jalan di sepanjang tepian Danau Jacinda, atau pergi ke kafe terdekat untuk membaca buku.Malam harinya, aku kembali ke rumah dan melanjutkan proyek penelitianku sendiri.Aku sedang meneliti terapi gen kanker jenis baru.Ini adalah proyek yang sudah kumulai bertahun-tahun lalu di kampus, tetapi sempat terhenti karena menikah.Sekarang, akhirnya aku memiliki waktu dan tenaga untuk melanjutkannya kembali.Rekan-rekan di pusat penelitian sangat ramah.Mereka tidak mengetahui masa laluku dan hanya menganggapku peneliti biasa.Tidak ada yang memandangku dengan tatapan yang aneh.Juga tidak ada yang membicarakanku diam-diam.Rasanya sungguh menyenangkan.Suatu sore, saat aku sedang menganalisis data di laboratorium ….Tiba-tiba, aku menerima telepon dari Ellen."Nyonya Samantha, ada pria dari negara Anda yang mencari An

  • Serangan Balik Mematikan dari Mantan Istri   Bab 12

    Sudut Pandang Samantha.Di Kota Jacinda, di Negara Soran.Aku berdiri di balkon sebuah vila di tepi Danau Jacinda dan memandangi pegunungan di kejauhan.Udaranya begitu segar, hingga membuatku ingin menangis.Ponselku terus-menerus menampilkan notifikasi berita.[Perusahaan Farmasi Fletcher Terjerat Skandal, Harga Saham Anjlok 40% dalam Sehari][Dokter Yolanda Roger terungkap melakukan penipuan akademik. Asosiasi medis di negara ini membatalkan kualifikasi pencalonannya sebagai anggota dewan.][Kantor Pajak memastikan Yayasan Yolanda Roger menyalahgunakan dana lebih dari sepuluh juta dolar dan diduga terlibat dalam pencucian uang.][Badan investigasi utama negara menyelidiki keterlibatan Klan Fletcher dalam pelanggaran Undang-Undang sindikat kejahatan terorganisir dan kolusi ilegal, serta kasus kematian akibat malapraktik medis.]Aku menatap berita-berita itu dengan tenang. Namun, di dalam hati, tidak ada rasa puas seperti yang kubayangkan sebelumnya.Aku hanya merasa ... semuanya akhi

  • Serangan Balik Mematikan dari Mantan Istri   Bab 6

    Hari itu, aku berlutut di depan ranjang rumah sakit, menangis tanpa daya untuk waktu yang sangat lama ….Air mataku sudah mengering, tenggorokanku juga sudah serak, tetapi aku tetap tidak bisa berhenti menangis.Perawat yang selama ini merawat Ibu, menyampaikan pesan terakhir Ibu kepadaku dengan mat

  • Serangan Balik Mematikan dari Mantan Istri   Bab 5

    Saat menerima kabar bahwa ibuku dalam kondisi kritis, aku bergegas menuju rumah sakit pendidikan seperti orang kesurupan.Mobil yang kupesan lewat aplikasi terjebak macet di jalan raya utama selama setengah jam, sehingga membuatku gemetar karena cemas.Melihat keadaanku, sopir itu berbaik hati dan b

  • Serangan Balik Mematikan dari Mantan Istri   Bab 4

    Namun, yang membuatku memalukan bukan hanya sebatas itu saja.Penyakit Ibu tidak bisa ditunda lagi, sehingga aku tidak punya pilihan selain berkompromi.Di depan kamera ponsel, aku mengunggah video klarifikasi ke platform video. Aku mengakui sendiri bahwa akta nikah itu adalah hasil editan.Aku juga

  • Serangan Balik Mematikan dari Mantan Istri   Bab 3

    Setelah kejadian itu, kami benar-benar putus hubungan. Daniel hampir tidak pernah lagi menginjakkan kaki di rumah yang sebelumnya disebut "rumah" itu.Satu-satunya cara bagiku untuk mengetahui kehidupan Daniel sekarang adalah lewat media sosial Yolanda.Yolanda sering mengunggah foto-foto saat melak

続きを読む
無料で面白い小説を探して読んでみましょう
GoodNovel アプリで人気小説に無料で!お好きな本をダウンロードして、いつでもどこでも読みましょう!
アプリで無料で本を読む
コードをスキャンしてアプリで読む
DMCA.com Protection Status