Share

Bab 2

Penulis: Anonima
Di ruang tunggu VIP Bandara Internasional Kota Lysia, layar LCD raksasa sedang menayangkan laporan khusus dari sebuah jaringan berita. Dalam tayangan tersebut, Yolanda yang mengenakan jas putih bersih sedang melakukan wawancara eksklusif, dengan latar belakang logo Perusahaan Farmasi Fletcher.

"Dokter Yolanda, Anda baru berusia 28 tahun, tapi sudah menerbitkan belasan makalah di jurnal medis terkemuka. Anda bahkan dijuluki sebagai 'orang suci di dunia farmasi'. Apa rahasia kesuksesan Anda?" tanya pembawa acara dengan raut wajah penuh kekaguman.

Yolanda menghadap ke arah kamera, menunjukkan senyum rendah hati yang sudah dirancang dengan cermat oleh tim humasnya.

"Nggak ada rahasia apa pun. Aku cuma sedikit lebih gigih dibanding yang lain. Penelitian medis butuh pengorbanan. Aku sering berada di laboratorium sampai jam empat pagi."

"Tapi, begitu memikirkan obat-obatan baru ini bisa meringankan penderitaan pasien, semuanya jadi sepadan. Inilah misi yang diberikan Tuhan kepadaku."

Pembawa acara tersebut tampak begitu tersentuh sampai matanya berkaca-kaca. "Anda benar-benar kebanggaan negara ini!"

Di layar, ekspresi Yolanda yang seperti "Bunda Suci" itu membuatku mual. Sosoknya di televisi, perlahan tumpang tindih dengan ingatanku pada seorang wanita yang dahulu sering mengamuk di depanku dan bertindak sewenang-wenang dengan mengandalkan kekuasaan klannya.

Daniel benar mengenai satu hal. Yolanda belakangan ini memang menjadi anak emas yang sedang didukung oleh klan.

"Bukti pemalsuan akademik" yang aku ungkapkan bukannya menghancurkan dia, malah dipoles departemen humas klan sebagai "fitnah dari orang yang iri". Yolanda kini justru berubah menjadi menjadi pejuang yang "tegar melawan perundungan di dunia maya" dan seorang "Dokter Malaikat" yang sejati.

Dua surat kabar harian terkemuka berbondong-bondong menggunakan topik ini, memuji bagaimana dia tetap teguh melakukan penelitian di tengah serangan jahat. Sementara aku, justru dicitrakan sebagai seorang wanita gila dengan mental tidak stabil, yang iri pada keluarga kaya raya.

Padahal, saat pertama kali aku mengetahui Daniel selingkuh, hal itu bermula dari provokasi yang sengaja dilakukan oleh Yolanda.

Semua itu terjadi tiga tahun lalu. Saat aku pulang dari laboratorium Fakultas Kedokteran kampus, aku menemukan pakaian dalam berenda hitam merek terkenal, tergeletak di atas sofa impor luar negeri di ruang tamu.

Pakaian dalam itu bukan ukuranku.

Aku langsung menginterogasi Daniel saat itu juga.

Daniel melonggarkan dasinya dengan tidak sabar. "Itu punya Yolanda yang ketinggalan. Hari ini dia datang untuk membahas formula obat baru. Itu urusan bisnis yang sah. Kami kerja sampai larut malam."

"Samantha, jangan bersikap seperti ibu rumah tangga yang picik. Kontribusi Yolanda pada Perusahaan Farmasi Fletcher, juga berarti berkontribusi pada klan, masa kamu nggak tahu itu?"

Aku tidak percaya dan mulai menyelidiki gerak-gerik Daniel.

Kemudian, aku menemukan bahwa mereka sering keluar masuk klub-klub eksklusif khusus anggota sampai larut malam. Bahkan, bersama-sama pergi ke kamar suite presiden di hotel mewah.

Saat itu, aku membuat seluruh Klan Fletcher menjadi gempar.

Pada waktu itu, semua nyonya sosialita yang memiliki hubungan bisnis dengan klan, wanita-wanita yang sama-sama dipelihara pria kaya, menikmati kehidupan mewah, tetapi kehilangan kebebasan, semuanya menasihatiku.

"Samantha, pria itu, apalagi pria dengan status seperti Daniel, wajar kalau sedikit bersenang-senang di luar."

"Selama dia masih pulang ke rumah tiap malam dan selama kamu masih menjadi 'istrinya' yang sah, kamu harus belajar untuk pura-pura nggak tahu."

"Dokter Yolanda itu orang kita sendiri. Daniel berhubungan dengannya juga demi bisnis klan."

"Kalau kamu terus meributkan hal ini, itu cuma akan bikin dia menganggap kamu nggak tahu aturan."

Namun, aku membencinya. Aku membenci Daniel karena sudah mengkhianati sumpah yang aku ucapkan di depan Tuhan.

Sampai akhirnya, situs-situs gosip menerbitkan foto-foto mereka berdua yang keluar dari hotel mewah pada larut malam, dengan pakaian yang berantakan.

Demi melindungi reputasi Yolanda, sekaligus untuk menjaga stabilitas harga saham Perusahaan Farmasi Fletcher di bursa efek, Daniel mengakui hubungan mereka secara terang-terangan dalam wawancara eksklusif dengan majalah bisnis terkemuka.

Akan tetapi, Daniel menyatakan kepada publik bahwa dia dan aku sudah berpisah selama dua tahun dan pernikahan kami sudah lama berakhir. Daniel menyebut Yolanda sebagai belahan jiwa yang dia temui saat "emosionalnya sedang kosong".

Itu benar-benar kebohongan besar!

Pada saat itu, seluruh trending topik di media sosial berisi tentang "Kisah Cinta Bak Negeri Dongeng Antara Raja Farmasi dan Dokter Genius". Para netizen berbondong-bondong memberikan selamat dan menyebutnya sebagai "Pasangan yang Hebat".

Amarahku langsung meledak. Aku langsung pergi ke gedung kantor pusat Perusahaan Farmasi Fletcher dan menerobos masuk ke ruang rapat yang dipenuhi para petinggi klan.

Daniel sedang memimpin rapat direksi saat aku masuk. Di depan mata semua orang, aku melemparkan cangkir kopi di tanganku ke arahnya.

Darah mengalir dari sudut dahinya, membuat para bos mafia yang biasanya tidak segan membunuh itu pun tertegun. Petugas keamanan pun berlari masuk untuk menyeretku keluar.

Setelah keributan itu memuncak, Daniel akhirnya melepas topengnya sebagai pria yang sopan dan elegan. Dia berteriak dengan wajah dingin, "Benar! Aku memang menidurinya! Aku memang menyukainya!"

"Kalau kamu nggak tahan, silakan pergi! Kesepakatan cerai siap kamu tanda tangani kapan saja, Samantha!"

Ruang rapat itu langsung menjadi sunyi senyap.

Aku menatap pria yang terasa asing itu, lalu balas berteriak dengan histeris, "Atas dasar apa aku harus cerai?"

"Atas dasar apa aku harus membiarkanmu bersama pelacur munafik itu?"

"Daniel, aku mau kamu dan dia menanggung aib perzinaan ini seumur hidup! Kalian nggak akan pernah mendapatkan pengampunan di hadapan Tuhan!"
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi

Bab terbaru

  • Serangan Balik Mematikan dari Mantan Istri   Bab 17

    Epilog.Musim gugur kembali tiba.Aku kembali ke negaraku seorang diri untuk berziarah.Makam Ibu terletak di sebuah pemakaman yang tenang di kampung halamanku.Di depan makam penuh bunga-bunga.Aku menyewa orang untuk membersihkannya secara rutin, jadi makam itu selalu bersih.Sambil berlutut di depan makam, aku berbisik pelan, "Bu, aku baik-baik saja sekarang.""Penelitianku sudah menyelamatkan banyak orang.""Aku sudah menemukan kembali diriku dan menemukan makna dari hidup ini.""Ibu nggak perlu lagi mengkhawatirkanku."Angin sepoi-sepoi berembus, menyibakkan rambut panjangku.Rasanya seperti Ibu sedang membelai kepalaku dengan lembut.Setelah selesai ziarah, aku berkendara melewati pusat Kota Briel.Saat sedang menunggu lampu merah di sebuah persimpangan, aku melihat sosok yang tidak asing.Daniel.Dia duduk di kursi roda, meringkuk sendirian di balik bayang-bayang sudut jalan, dengan sehelai selimut lusuh menutupi tubuhnya.Angin musim gugur Kota Briel menerbangkan dedaunan yang

  • Serangan Balik Mematikan dari Mantan Istri   Bab 16

    Satu tahun kemudian.Terapi genku berhasil melewati uji klinis fase ketiga.Terapi ini diakui oleh dunia medis internasional sebagai terobosan besar dalam pengobatan kanker.Baik badan pengawas obat luar negeri maupun badan pengawas obat dan makanan di negaraku, sudah menyetujui terapi ini.Banyak rumah sakit mulai menerapkan metode ini dan sudah menyelamatkan banyak nyawa pasien.Berkat hal ini pula, aku menerima berbagai penghargaan medis internasional yang akan datang.Saat berdiri di podium penghargaan di luar negeri, aku teringat Ibu.Jika dia masih ada, dia pasti akan sangat bangga kepadaku.Bu, aku berhasil.Aku tidak mengecewakan harapanmu.Setelah upacara penghargaan selesai, aku kembali ke Kota Jacinda.Di taman vila, bunga mawar yang ditanam Ellen sedang mekar dengan indahnya.Aku duduk di bangku taman, menyaksikan matahari terbenam.Ponselku berdering.Itu telepon dari Ruth."Samantha, ada kabar untukmu.""Daniel sudah keluar dari penjara."Aku terdiam sejenak. "Dia sempat

  • Serangan Balik Mematikan dari Mantan Istri   Bab 15

    Enam bulan kemudian.Penelitianku mencapai kemajuan besar.Proyek terapi gen kanker itu, setelah berkali-kali melalui eksperimen dan analisis data ….Akhirnya memasuki tahap uji klinis.Direktur pusat penelitian medis terbaik di Kota Jacinda sangat puas dengan hasil kerjaku.Dia juga merekomendasikanku untuk menghadiri sebuah konferensi medis internasional, yaitu Konferensi Penelitian Kanker yang diadakan di Kota Pelagia."Dokter Samantha, penelitianmu sangat berharga."Direktur itu adalah seorang profesor tua dari luar negeri yang ramah. Dia berkata dengan tulus, "Aku yakin kalau terapi ini berhasil, akan menyelamatkan banyak nyawa.""Kamu harus memberitahukan kepada banyak orang mengenai pencapaianmu ini."Aku mengangguk dan menerima saran itu.Konferensi itu diadakan di Kota Pelagia.Saat aku berdiri di atas podium universitas riset publik bergengsi di Kota Pelagia dan mempresentasikan hasil penelitianku kepada para pakar medis dari seluruh dunia ….Tiba-tiba, aku teringat kejadian

  • Serangan Balik Mematikan dari Mantan Istri   Bab 14

    Daniel berdiri di depan pintu sepanjang malam.Keesokan paginya, Ellen memberitahuku bahwa dia akhirnya pergi.Namun, sebelum pergi, Daniel meninggalkan sepucuk surat.Saat Ellen menyerahkannya kepadaku, aku merasa ragu untuk waktu yang lama.Akhirnya, aku tetap membukanya.Surat itu sangat panjang.Daniel menuliskan secara terperinci semua hal yang terjadi selama bertahun-tahun ini.Daniel menuliskan bagaimana dia merangkak selangkah demi selangkah di dalam klan, hingga akhirnya mencapai posisinya yang sekarang.Dia menuliskan bagaimana perasaannya terhadap Yolanda berubah, dari yang semula begitu terobsesi menjadi rasa muak.Daniel juga menuliskan betapa dia sangat menyesal setelah mengetahui kematian Ellis.Daniel menuliskan bahwa setelah dicopot oleh keluarganya, barulah dia menyadari apa yang sudah hilang darinya.Paragraf terakhirnya berbunyi seperti ini:[Samantha, aku tahu, aku nggak punya hak untuk memohon pengampunanmu.][Setiap hal yang sudah kulakukan, sudah lebih dari cuku

  • Serangan Balik Mematikan dari Mantan Istri   Bab 13

    Tiga bulan kemudian.Penelitianku mencapai kemajuan yang luar biasa.Setiap pagi, aku bekerja di pusat penelitian medis terbaik di Kota Jacinda ini.Sore harinya, aku berjalan-jalan di sepanjang tepian Danau Jacinda, atau pergi ke kafe terdekat untuk membaca buku.Malam harinya, aku kembali ke rumah dan melanjutkan proyek penelitianku sendiri.Aku sedang meneliti terapi gen kanker jenis baru.Ini adalah proyek yang sudah kumulai bertahun-tahun lalu di kampus, tetapi sempat terhenti karena menikah.Sekarang, akhirnya aku memiliki waktu dan tenaga untuk melanjutkannya kembali.Rekan-rekan di pusat penelitian sangat ramah.Mereka tidak mengetahui masa laluku dan hanya menganggapku peneliti biasa.Tidak ada yang memandangku dengan tatapan yang aneh.Juga tidak ada yang membicarakanku diam-diam.Rasanya sungguh menyenangkan.Suatu sore, saat aku sedang menganalisis data di laboratorium ….Tiba-tiba, aku menerima telepon dari Ellen."Nyonya Samantha, ada pria dari negara Anda yang mencari An

  • Serangan Balik Mematikan dari Mantan Istri   Bab 12

    Sudut Pandang Samantha.Di Kota Jacinda, di Negara Soran.Aku berdiri di balkon sebuah vila di tepi Danau Jacinda dan memandangi pegunungan di kejauhan.Udaranya begitu segar, hingga membuatku ingin menangis.Ponselku terus-menerus menampilkan notifikasi berita.[Perusahaan Farmasi Fletcher Terjerat Skandal, Harga Saham Anjlok 40% dalam Sehari][Dokter Yolanda Roger terungkap melakukan penipuan akademik. Asosiasi medis di negara ini membatalkan kualifikasi pencalonannya sebagai anggota dewan.][Kantor Pajak memastikan Yayasan Yolanda Roger menyalahgunakan dana lebih dari sepuluh juta dolar dan diduga terlibat dalam pencucian uang.][Badan investigasi utama negara menyelidiki keterlibatan Klan Fletcher dalam pelanggaran Undang-Undang sindikat kejahatan terorganisir dan kolusi ilegal, serta kasus kematian akibat malapraktik medis.]Aku menatap berita-berita itu dengan tenang. Namun, di dalam hati, tidak ada rasa puas seperti yang kubayangkan sebelumnya.Aku hanya merasa ... semuanya akhi

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status