Sementara itu, di pusat komando kamp logistik.Arman berdiri dengan kedua tangan di belakang punggung sambil mengamati seluruh tayangan pengawasan yang ditampilkan pada layar besar. Beberapa instruktur berdiri di sekitarnya, dan hampir semuanya memasang ekspresi yang sulit dijelaskan."Komandan," ujar salah satu instruktur setelah cukup lama terdiam. "Bukankah ini terlalu berlebihan untuk peserta latihan?"Arman tidak langsung menjawab. Tatapannya tetap tertuju pada layar yang memperlihatkan perjuangan Raka di tengah badai. "Kalian semua sudah melihat sendiri kemampuan anak itu," jawabnya dengan nada tenang. "Selama lima hari terakhir, performanya jauh melampaui standar mahasiswa baru biasa."Ia menunjuk layar yang sedang menampilkan rekaman Raka. "Keterampilan tempur, kesadaran medan, kemampuan analisis, pengambilan keputusan, sampai insting bertahannya berada di level yang sangat jarang ditemukan."Para instruktur saling berpandangan. Tidak ada satu pun yang membantah. Karena semua
Read more